Program bantuan pangan bagi keluarga prasejahtera merupakan salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang berada di garis kemiskinan. Manfaat program ini sangat besar dalam membantu keluarga prasejahtera untuk memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.
Menurut Menteri Sosial, Tri Rismaharini, program bantuan pangan sangat penting untuk mencegah kelaparan di kalangan keluarga prasejahtera. “Dengan adanya program ini, diharapkan keluarga prasejahtera dapat memiliki akses yang lebih baik terhadap pangan yang bergizi dan seimbang,” ujar Menteri Risma.
Manfaat program bantuan pangan bagi keluarga prasejahtera juga dapat dirasakan dalam peningkatan kesehatan masyarakat. Dengan memperoleh pangan yang cukup dan bergizi, diharapkan angka stunting dan gizi buruk dapat teratasi. Hal ini sejalan dengan pendapat Pakar Gizi, Prof. Dr. Hardinsyah, yang menyatakan bahwa “konsumsi pangan yang sehat dan bergizi sangat penting dalam menjaga kesehatan keluarga, terutama bagi keluarga prasejahtera.”
Selain itu, program bantuan pangan juga memiliki dampak positif dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak keluarga prasejahtera. Dengan memperoleh pangan yang cukup, anak-anak dapat lebih fokus dalam belajar dan mengembangkan potensi mereka. “Pendidikan merupakan kunci utama dalam memutus lingkaran kemiskinan. Dengan akses pangan yang mencukupi, diharapkan anak-anak keluarga prasejahtera dapat meraih pendidikan yang lebih baik,” ujar Kepala Dinas Pendidikan setempat.
Dengan adanya manfaat program bantuan pangan bagi keluarga prasejahtera, diharapkan dapat membantu mengurangi angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan. Dukungan dan kerja sama dari berbagai pihak sangat diperlukan untuk menjaga keberlangsungan program ini agar dapat memberikan manfaat yang maksimal bagi keluarga prasejahtera.