Saat ini, industri makanan di Indonesia semakin berkembang pesat. Salah satu faktor kunci yang mendukung perkembangan ini adalah rantai nilai pangan. Mengenal pentingnya rantai nilai pangan dalam industri makanan di Indonesia menjadi hal yang tidak bisa diabaikan.
Rantai nilai pangan merupakan proses dari produksi hingga distribusi makanan ke konsumen akhir. Dalam konteks industri makanan, rantai nilai pangan melibatkan berbagai elemen seperti petani, produsen, distributor, hingga pedagang. Mengetahui dan memahami rantai nilai pangan sangat penting karena akan memengaruhi kualitas dan ketersediaan makanan yang dihasilkan.
Menurut Dr. Ir. Eko Ganis Sukoharsono, M.Si., Guru Besar Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada, “Rantai nilai pangan memiliki peran yang sangat vital dalam industri makanan di Indonesia. Dengan memahami rantai nilai pangan, kita dapat meningkatkan efisiensi produksi, menjaga kualitas makanan, serta memperluas pasar.”
Dalam praktiknya, rantai nilai pangan juga berperan dalam memastikan keberlanjutan industri makanan. Dengan adanya rantai nilai pangan yang baik, maka proses produksi makanan dapat berlangsung secara berkelanjutan dan ramah lingkungan. Hal ini sejalan dengan visi pembangunan berkelanjutan yang saat ini sedang diperjuangkan oleh pemerintah Indonesia.
Menurut data Kementerian Pertanian, sektor industri makanan di Indonesia tumbuh sebesar 7,5% pada tahun 2020. Salah satu faktor yang turut mendukung pertumbuhan ini adalah adanya sinergi yang baik dalam rantai nilai pangan. “Kerja sama antara para pemangku kepentingan dalam rantai nilai pangan sangat penting untuk mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan dalam industri makanan,” kata Bapak Agus Suryanto, Direktur Jenderal Industri Agro Kementerian Perindustrian.
Dengan demikian, mengenal pentingnya rantai nilai pangan dalam industri makanan di Indonesia menjadi suatu hal yang tidak bisa diabaikan. Dengan memahami dan memperkuat rantai nilai pangan, diharapkan industri makanan Indonesia dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat.