Dampak Ketergantungan Pangan Global terhadap Indonesia


Dampak ketergantungan pangan global terhadap Indonesia semakin terasa di tengah-tengah krisis kesehatan dan ekonomi yang sedang terjadi. Ketergantungan pangan global mengacu pada ketergantungan negara-negara berkembang seperti Indonesia terhadap impor pangan dari negara maju. Hal ini terjadi karena ketidakmampuan Indonesia dalam memproduksi pangan secara mandiri untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Menurut Dr. Ir. Agus Pakpahan, M.Agr., peneliti dari Institut Pertanian Bogor, ketergantungan pangan global dapat berdampak negatif terhadap ketahanan pangan Indonesia. “Ketergantungan pangan global membuat Indonesia rentan terhadap fluktuasi harga pangan di pasar internasional. Jika terjadi krisis pangan global, maka Indonesia akan kesulitan dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat,” ujarnya.

Salah satu dampak dari ketergantungan pangan global terhadap Indonesia adalah peningkatan harga pangan di pasar domestik. Ketika harga pangan di pasar internasional naik, maka harga pangan di Indonesia pun akan ikut naik. Hal ini akan mempengaruhi daya beli masyarakat Indonesia, terutama mereka yang berpenghasilan rendah.

Menurut data Bank Dunia, impor pangan Indonesia meningkat setiap tahunnya. Hal ini menunjukkan bahwa Indonesia semakin bergantung pada impor pangan dari negara lain. Dr. Ir. Bambang Brodjonegoro, M.Sc., M.A., Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), mengatakan bahwa Indonesia perlu meningkatkan produksi pangan dalam negeri untuk mengurangi ketergantungan pangan global.

Untuk mengatasi dampak ketergantungan pangan global terhadap Indonesia, pemerintah perlu memberikan dukungan kepada petani dalam meningkatkan produktivitas pertanian. Selain itu, pemerintah juga perlu menggalakkan program swasembada pangan agar Indonesia dapat mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.

Dengan upaya bersama dari pemerintah, petani, dan masyarakat, diharapkan Indonesia dapat mengurangi ketergantungan pangan global dan meningkatkan ketahanan pangan secara berkelanjutan. Sebagai negara agraris yang kaya akan sumber daya alam, Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi produsen pangan yang mandiri dan berdaulat. Dengan langkah yang tepat, Indonesia dapat keluar dari bayang-bayang ketergantungan pangan global dan menjadi negara yang mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakatnya.

Theme: Overlay by Kaira Extra Text
Cape Town, South Africa