Inovasi Pertanian untuk Menyediakan Makanan bagi Semua
Inovasi pertanian merupakan kunci untuk menyediakan makanan bagi semua orang. Tanpa inovasi, sulit bagi sektor pertanian untuk memenuhi kebutuhan makanan yang semakin meningkat seiring dengan pertambahan penduduk. Inovasi pertanian tidak hanya berperan dalam meningkatkan produksi, tetapi juga dalam meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan sistem pertanian.
Menurut Dr. Ir. Fadjry Djufry, M.Si., Kepala Pusat Studi Pertanian dan Pangan, inovasi pertanian sangat diperlukan untuk menghadapi tantangan global seperti perubahan iklim dan keterbatasan sumber daya alam. Salah satu inovasi yang sedang berkembang adalah penerapan teknologi digital dalam pertanian, seperti pertanian vertikal dan sistem irigasi otomatis.
“Inovasi pertanian tidak hanya tentang penggunaan teknologi canggih, tetapi juga tentang perubahan pola pikir petani dalam mengelola lahan dan sumber daya alam secara berkelanjutan,” ujar Dr. Fadjry.
Inovasi pertanian juga dapat berperan dalam meningkatkan nilai tambah produk pertanian. Misalnya, pengembangan produk olahan dari hasil pertanian lokal dapat membuka peluang pasar baru dan meningkatkan pendapatan petani. Hal ini sejalan dengan visi Kementerian Pertanian RI yang mengutamakan peningkatan nilai tambah produk pertanian dalam rangka mendukung kesejahteraan petani.
Menurut data Badan Pusat Statistik, kontribusi sektor pertanian terhadap PDB Indonesia masih cukup tinggi, mencapai 13,7% pada tahun 2020. Namun, tantangan yang dihadapi sektor pertanian juga semakin kompleks, seperti rendahnya produktivitas dan keterbatasan lahan pertanian.
Oleh karena itu, inovasi pertanian menjadi solusi yang tepat untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan menyediakan makanan bagi semua orang. Dengan terus mendorong rtp live inovasi dalam sektor pertanian, diharapkan Indonesia dapat menjadi negara yang mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakatnya.