Pengangguran friksional adalah salah satu masalah yang masih cukup sering terjadi di Indonesia. Banyak orang yang mengalami kesulitan dalam mencari pekerjaan meskipun memiliki kualifikasi yang baik. Namun, jangan khawatir karena ada berbagai cara untuk mengatasi pengangguran friksional di Indonesia.
Menurut BPS, tingkat pengangguran friksional di Indonesia mencapai 6,28% pada Februari 2021. Hal ini menandakan bahwa masih banyak orang yang mengalami kesulitan dalam mencari pekerjaan yang sesuai dengan kualifikasi mereka. Salah satu cara untuk mengatasi masalah ini adalah dengan meningkatkan keterampilan dan kompetensi para pencari kerja.
Menurut Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah, “Peningkatan keterampilan dan kompetensi sangat penting untuk mengatasi pengangguran friksional. Dengan memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja, para pencari kerja akan lebih mudah mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan kualifikasi mereka.”
Selain itu, pemerintah juga perlu terus mendorong program pelatihan kerja dan pendidikan vokasi untuk meningkatkan keterampilan para pencari kerja. Hal ini sejalan dengan pendapat Ekonom Bank Dunia, Ndiame Diop, yang menyatakan bahwa “Pendidikan vokasi yang berkualitas dapat membantu mengurangi tingkat pengangguran friksional dengan menyediakan tenaga kerja yang siap pakai untuk pasar kerja.”
Tak hanya itu, para perusahaan juga perlu aktif dalam memberikan peluang kerja bagi para pencari kerja dengan keterampilan yang sesuai. Menurut Direktur Utama PT XYZ, “Kami selalu terbuka untuk bekerja sama dengan pemerintah dan lembaga terkait dalam mengatasi pengangguran friksional. Kami percaya bahwa dengan memberikan peluang kerja yang sesuai, kami juga dapat membantu membangun ekonomi Indonesia yang lebih baik.”
Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan tingkat pengangguran friksional di Indonesia dapat terus ditekan dan para pencari kerja dapat lebih mudah mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan kualifikasi mereka. Semua pihak perlu berperan aktif dalam mengatasi masalah ini demi membangun Indonesia yang lebih maju dan sejahtera.