Menguji kekuatan dan ketahanan pangan: Resilience Pangan di Indonesia
Pangan adalah kebutuhan pokok bagi setiap manusia. Namun, apakah kita pernah berpikir seberapa kuat dan tahan pangan kita dihadapi dengan berbagai tantangan? Inilah yang perlu kita cermati dalam menguji kekuatan dan ketahanan pangan, atau yang sering disebut sebagai resilience pangan di Indonesia.
Menurut Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, “Resilience pangan merupakan kemampuan suatu sistem pangan untuk tetap berfungsi dan memberikan pangan yang cukup bagi seluruh penduduk, meskipun menghadapi berbagai tekanan dan gangguan eksternal.” Dalam konteks Indonesia, keberadaan resilience pangan sangat penting mengingat negara kita memiliki kerentanan terhadap bencana alam dan perubahan iklim.
Salah satu langkah penting dalam menguji kekuatan dan ketahanan pangan di Indonesia adalah dengan meningkatkan produksi pangan secara berkelanjutan. Menurut Dr. Ir. Agung Hendriadi, M.Sc., Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian, “Kita perlu terus mendorong inovasi dan teknologi pertanian untuk meningkatkan produktivitas pangan, sehingga kita dapat memenuhi kebutuhan pangan masyarakat Indonesia.”
Tak hanya itu, peningkatan akses terhadap pangan yang berkualitas juga menjadi kunci dalam memperkuat resilience pangan di Indonesia. Prof. Dr. Ir. Budi Santoso, M.Sc., Dekan Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada, menekankan pentingnya peran pemerintah dan swasta dalam memastikan distribusi pangan yang merata dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat.
Namun, tantangan tidak berhenti di situ. Kita juga perlu memperhatikan aspek keberlanjutan dalam produksi pangan, seperti pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan yang berkelanjutan. Dr. Ir. Sony Sulaksono, M.Sc., Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, menegaskan bahwa “Resilience pangan tidak hanya tentang seberapa banyak kita bisa memproduksi pangan, namun juga seberapa berkelanjutan kita dapat melakukannya.”
Dengan menguji kekuatan dan ketahanan pangan melalui pendekatan resilience pangan, diharapkan Indonesia dapat menjadi negara yang mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan bagi seluruh penduduknya. Sebagai individu, kita juga dapat berperan aktif dalam mendukung upaya ini dengan memilih konsumsi pangan yang berkelanjutan dan mendukung program-program ketahanan pangan yang ada.
Sumber:
– https://www.pertanian.go.id/home/?show=page&act=view&id=150
– https://ugm.ac.id/id/berita/20063-keberlanjutan.dalam.agroklimatologi.dan.pertanian
– https://www.litbang.pertanian.go.id/berita/1601/peran-badan-litbang-pertanian-dalam-peningkatan-ketahanan-pangan-dan-ketahanan-pangan-nasional-2030/